Blackbery Passport Smartphone Terbaru dari Blackbery

Blackberry baru saja meluncurkan seri terbaru smartphone yang di beri nama Blackberry Passport yang di louncing di tiga negara sekaligus yaitu London, Dubai, dan Toronto. Blackbery Passport tergolong unik bila dibandingkan dengan smartphone yang beredar di pasaran saat ini yaitu berbentuk kotak seperti seri E pada Nokia.

Kelebihan Blackbery Passport adalah dari segi ukuran yang lebih lebar sehingga cocok untuk para pembisnis yang sering mengirim email atau mengedit dokumen tentunya tanpa perlu zoom. Perbedaan lain dari smartphone lainnya adalah keyboard Passport masih berupa tombol fisik.

Blackbery Passport dilengkapi dengan sinyal 4G dengan ukuran layar 4.5 inch dengan ukuran dimensi 128 x 90.3 x 9.3 mm. Untuk ukuran gambar yang di hasilkan dari kamera adalah sebesar 4128 x 3096 pixels. Kamera dengan ukuran 13 MB sudah dilengkapi autofocus, optical image stabilizatio dan LED flash

Memori internal Blackbery Passport adalah sebesar 32 GB dengan kapasitas RAM sebesar 3 GB. CPU Passport menggunakan Quad-core 2.26 GHz Krait 400 dengan Oprating seluler menggunakan BlackBerry 10.3 OS.

Blackbery Passport dijual dengan harga Rp. 7,2 jt atau berkisar antara USD 599. Bagia Anda yang berminat tunggu di louncing di Indonesia.

Gara-Gara Galaxy S5 Keuntungan Samsung Turun Dratis?

Laporan keuangan dari perusahaan raksasa dari korea ini menyebutkan untuk periode April-Juni laba bersih raksasa asal Korea Selatan itu menurun drastis 19,6 persen menjadi 6,25 triliun won. Ini merupakan penurunan laba bersih terbesar pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir ini untuk perusahaan tersebut. Sementara itu, pendapatan Samsung juga anjlok 8,6 persen menjadi 52,35 triliun won.

Diperkirakan penyebabnya adalah penjualan smartphone Galaxy S5. Dengan di topang denagn dana pemasaran yang begitu besar, namun penjualan tidak berjalan dengan baik, perkiraan menyebutkan keuntungan Samsung anjlok hampir 20 persen pada kuartal kedua tahun ini.

Tidak hanya di sebabkan oleh dana pemasaran yang tinggi, penurunan keuntungan Samsung juga di sebabkan oleh lambatnya penjualan perangkat mobile mereka di seluruh dunia baik itu Smartphone maupun Tablet. Tidak cukup di situ Samsung juga kalah bersaing terutama dari vendor China yang mulai menawarkan harga lebih murah, namun dengan spesifikasi hardware lebih baik dari smartphone Samsung di kelasnya.

Meski demikian, bisnis perangkat mobile-nya belum dapat memberikan kerugian bagi Samsung. Mereka masih mampu mendapatkan keuntungan miliaran dolar per tiga bulan dan terus memimpin pasar smartphone global.

Nokia X Akan di Hentikan Produksinya

Dampak pembelian Nokia oleh perusahaan Microsoft sudah terasa, setelah resmi di akuisisi per tgl 25 April 2014 microsoft berencana menghentikan produksi smartphone dengan sistem operasi (OS) Android yaitu Nokia X yang menjadi produk andalan Nokia ber-OS Android.


Tidak hanya menghentikan produksi Nokia X perusahaan yang berbasis di Finlandia itu juga pemutusan hubungan kerja besar-besaran dengan memangkas 18.000 karyawannya. Lebih lanjut Microsoft berencana untuk mendorong Windows Phone dengan menargetkan segmen smartphone yang lebih terjangkau, yang merupakan segmen yang tumbuh paling cepat dari pasar, dengan Lumia. Kami berencana untuk memberikan biaya yang lebih rendah pada Lumia dengan menggeser Nokia X untuk mengembangkan perangkat Windows Phone.

Seperti diketahui di pasar Indonesia sendiri, Microsoft telah menghadirkan dua model Nokia Android miliknya, yaitu Nokia X yang ditawarkan dengan harga Rp1.599.000 dan XL dengan harga Rp1.999.000. Beberapa waktu lalu, Microsoft juga telah merilis Nokia X2. Sayangnya, belum ada kabar kapan perangkat tersebut mulai dipasarkan secara global. Walaupun mereka mengatakan akan menghentikan produksinya, tapi Microsoft tetap memberikan garansi pada seluruh produk yang telah beredar di seluruh pasar global.

Bagaimana Nasib Purna jual dan Android Nokia? jangan khawatir karna Nokia menjamin bahwa konsumennya akan tetap mendapat dukungan teknis dan layanan setelah Microsoft mengakuisisi bisnis ponsel Nokia.